Buletin Anti-Korupsi: Update 2016-1-22

POKOK BERITA:


Panja Rentan Diselewengkan

http://print.kompas.com/baca/2016/01/22/Panja-Rentan-Diselewengkan

Kompas, Jumat, 22 Januari 2016

Pembentukan Panitia Kerja Pengawasan dalam kasus PT Freeport Indonesia oleh Komisi III DPR dinilai dapat menyalahgunakan fungsi pengawasan lembaga tersebut. Selain dapat mengintervensi proses penegakan hukum di Kejaksaan Agung, panja juga rentan disalahgunakan untuk kepentingan partai politik tertentu.


Seleksi Ombudsman Dilanjutkan

http://print.kompas.com/baca/2016/01/22/Seleksi-Ombudsman-Dilanjutkan

Kompas, Jumat, 22 Januari 2016

Setelah sempat terhambat selama lebih kurang satu pekan, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat akhirnya melanjutkan proses seleksi calon anggota Ombudsman Republik Indonesia. Permasalahan yang muncul selama proses seleksi oleh Panitia Seleksi Ombudsman akan dijadikan pertimbangan fraksi-fraksi dalam memilih sembilan dari 18 calon anggota Ombudsman.


Damayanti Sebut Yudi Tahu Proyek di Ambon

Media Indonesia, Jumat, 22 Januari 2016

Tersangka kasus suap proyek pembangunan infrastruktur di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Damayanti Wisnu Putranti, mengakui anggota Fraksi PKS Yudi Widiana terlibat dalam mengamankan proyek infrastruktur di Ambon, Maluku.


KPK Akan Telisik Korupsi Pertahanan
http://koran.tempo.co/konten/2016/01/22/391990/KPK-Akan-Telisik-Korupsi-Pertahanan

Tempo, Jumat, 22 Januari 2016

Komisi Pemberantasan Korupsi berencana terjun ke sektor yang selama ini tak pernah diusutnya: pertahanan. Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan pintu masuk untuk menelisik korupsi di bidang pertahanan, termasuk Tentara Nasional Indonesia, bisa dimulai dari dialog pencegahan, pencanangan zona integritas, serta laporan harta kekayaan para pejabatnya.


Informasi pada pukul 17:30 WIB

BAGIKAN

Sahabat ICW_Pendidikan