Tempo Raih Juara Investigasi AKJA 2

(Dok. ICW)
(Dok. ICW)

Antikorupsi.org, Jakarta, 28 Desember 2016 – Liputan investigasi Majalah Tempo bertema “Jejak Suap Resep Obat” meraih juara pertama kategori In-depth reporting dan Investigative reporting Anugerah Karya Jurnalistik Antikorupsi (AKJA) 2.  Tempo mengalahkan dua karya finalis lainnya dari Harian Jogja dan Media Indonesia.

Liputan investigasi tersebut ditulis oleh Mustafa Silalahi, Pramono, dan Rusman Paraqbueq. Liputan dipublikasikan pada Majalah Tempo tanggal 2 November 2015.

Dua finalis lainnya berjudul “Transparansi Dana melalui Kearifan Lokal” yang ditulis oleh Furqan Ulya Himawan, jurnalis Media Indonesia dan “Proyek dan Kekuasaan” yang ditulis oleh Bhekti, jurnalis Harian Jogja.

Terdapat tiga kategori lain dalam AKJA 2, yaitu karya karikatur, karya fotografi jurnalistik, dan karya audiovisual jurnalistik.

Untuk kategori fotografi jurnalistik, foto mantan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, yang sedang berpelukan dengan istrinya Evy Susanti, meraih juara pertama. Dalam foto tersebut, keduanya menggunakan rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Foto dengan judul “Mesranya Pasangan berompi Oranye Ini” tersebut diambil oleh jurnalis Media Indonesia, Rommy Pujianto.

Foto tersebut mengalahkan foto yang diambil oleh Sutrisno Jambul, jurnalis Pasific Press Agency, dengan judul “Putu Sidarta Resmi Ditahan KPK”, dan jurnalis Liputan6.com, Helmi Afand, dengan judul “Bapak Perkara”.

Adapun “Jalur Tikus TKI Ilegal” karya jurnalis Trans 7, Fredi Yansyah dan Guntur Arbiansyah memenangkan kategori Audiovisual Jurnalistik. Sedangkan kategori karikatur dimenangkan oleh Joko Luwarso, jurnalis Harian Terbit, dengan karya berjudul “Dana Aspirasi”.

Acara penganugerahan AKJA 2 digelar di Wisma Antara, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Desember 2016. AKJA merupakan penganugerahan yang digelar oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) bagi jurnalis yang gigih memberitakan isu pemberantasan korupsi.

(Egi)

Berita Terkait